Get My VIP by Sodaqoh

Bismillahirrohmanirrohiim...

Alhamdulillah, atas kehendak Allah jua-lah jika pada suatu saat seorang mahasiswa Qatar bernama Muhammad Assad me-reply mention saya via twitter dan mengundang saya untuk bisa ikut menulis tentang pengalaman ‘ajaib’ saya mengenai sodaqoh.

Begini isi Direct Message twitter nya :

MuhammadAssad

subhanallah, kerenn.. tlg kirim ceritanya ke muh_assad@yahoo.com ya, nanti aku masukkin ke blog sebagai sedekah super story :)

Sebelumnya, saya mengenal sosok Akh Assad melalui dunia per-twitteran (social network) yang nggak pernah absen selalu saya kunjungi lewat jempol tangan saya setiap hari. Heeheh...

Saya sering melihat mention-nya wara-wiri dan begitu banyak tausiyah dan comment mengenai dirinya di twitter. Saat itu memasuki Bulan Ramadhan 1432H. ada beberapa picture yang di tag tentang pembahasan sebuah buku Notes From Qatar (#NFQ). Belakangan baru saya tau, ternyata beliau seorang penulis.

Penasaran, saya beli bukunya dan segera saya baca.

Tiba – tiba saya terpaku pada lembar tulisan dimana beliau menceritakan tentang keajaiban ber-sodaqoh, dan tadinya saya menganggap tulisannya hanyalah fiktif belaka. Tapi anehnya di bagian bab itu saya mencoba mengulang membacanya berkali –kali, bener – bener penasaran.

Entah kenapa saya tertarik sekali dengan ceritanya soal beliau mendapatkan free tiket VIP untuk menonton pertandingan bola yang bisa didapatkannya lewat kuis di twitter. Masa iya sih semudah itu jalan Allah untuk memenuhi janji-NYA bagi orang yang bersodaqoh?

Dan tentu saja, saya setuju dengan kalimatnya, bahwa gak ada didunia ini yang kita dapatkan secara gratis, semua harus dengan doa, usaha dan kerja keras.

Lucunya, saya mencoba triknya Akh Assad.

Sebulan sebelumnya, saya melihat beberapa teman saya di facebook membicarakan tentang konser Maher Zein di Jakarta. Nah target operasi saya nih! Pikir saya.

Setelah membaca bukunya Akh Assad, mulai lah saya menentukan target saya untuk apa dan kepada siapa sodaqoh saya diberikan. Ada kalimat yang saya kutip di bukunya, boleh dong kita menagih janji Allah...toh imbalan orang bersodaqoh 10 – 17 kali lipat itu adalah janjiNYA.

Akhirnya, target saya tentukan dan saya laksanakan. Dan dari apa yang telah saya keluarkan, saya berucap dalam hati, ”Allah...saya ingin nonton konser Maher Zein di bangku VIP”.

Hari berlalu, hingga akhirnya seminggu sebelum konser tersebut saya masih belum mendapatkan apa – apa. Bukannya saya tidak usaha. Saya juga menggunakan triknya Akh Assad. Saya rajin buka twitter, siapa tau ada info atau kuis yang hadiahnya memenangkan konser tiket Maher Zein (syukur – syukur tiket VIP sesuai harapan saya). Setiap hari, sepanjang perjalanan saya ke kantor, saya rajin menyetel radio untuk mendengarkan kuis yang kali – kali aja hadiahnya memenangkan tiket konser Maher Zein.

Sekali waktu saya pernah melontarkan keinginan saya untuk nonton konser tersebut kepada suami saya, saya katakan bahwa saya ingin sekali menonton konser itu. Tapi suami saya bilang tidak usah. Saya urung membicarakannya lagi. Entah kenapa saya ingin sekali ada di konser itu.

Hari Ahad, 9 Oktober 2011.

Pagi itu saya merasa gelisah, semua stasiun televisi sudah menayangkan persiapan konser tersebut untuk nanti malam, di twitter, di facebook, di BBM semua teman – teman saya sudah sibuk membicarakannya dan memamerkan tiket yang sudah mereka dapatkan. Ada yang sudah mendapatkan tiket VIP dan tega – teganya picture itu di share ke saya via BBM. Makin sedihlah saya.

Tibalah waktunya dzuhur, saya sudah selesai memasak untuk keluarga saya, dan waktunya mandi kemudian sholat. Saya tidak berdoa apa – apalagi dalam sholat dzuhur saya, karena sudah hopeless, mana mungkin ada keajaiban dalam last minute, ada sih...tapi hanya terjadi di sinetron.

Saya berbaring di kamar, sambil bertanya dalam hati, “mana janjiMU Ya Allah??”

Iseng – iseng saya chat via BBM dengan teman – teman, saya menanyakan barangkali teman – teman saya masih ada yang tau dimana mendapatkan tiket konser tersebut (karena saya dengar sudah habis terjual).

Kelas festival gak apa- apa deh, yang penting nonton, pikir saya.

Tiba – tiba teman saya ada yang nge-PING via BBM, ”ada free nih mba, VIP, tapi mba harus kesana langsung karena dia pegang sendiri tiketnya, dia temenku panitia penyelenggara dan cuma ada 1, mbak nanti cari temenku ya, namanya Vina”. deg! Subhanallah...masa iya?

Salah satu teman yang lain juga kirim info,”ada nih mba 330rb kelas festival tapi, mau gak lo? tapi langsung ke lokasi,buruan...ni nomor telponnya 0813******, gue liat di kaskus nih”

Adzan Ashar...

Tiba – tiba saya bergerak, berdiri, dan masih chat dengan beberapa teman yang sedang berada di lokasi (yang juga belum dapat tiket), mereka tetap disana karena ada info akan dibuka ticket box jam 4 sore.

Suami dan anak – anak menenangkan hati saya, suami saya mengajak saya untuk berenang, tapi saya katakan dan minta izin kepadanya untuk diperbolehkan nonton konser saja,”aku mau nonton konser ya hun...ijinin aku”. Suami saya mengangguk. Alhamdulillah!

Setelah Sholat Ashar berangkatlah saya dengan motor, biar cepat. Saya berdoa kepadaNYA mohon dimudahkan, walaupun nothing to lose.

Saya tetap berinteraksi dengan salah seorang rekan saya yang berusaha mencari tiket dengan orang yang saya berikan nomor telponnya tadi. Rekan saya di ujung sana mengabarkan, “apes nih, orangnya gak nongol”.

Tapi anehnya dalam hati saya tetap merasa yakin akan mendapatkan tiket itu, yang pertama; karena ada free tiket VIP, kedua; ticket box akan dibuka dan ketiga; orang yang tadi disebutkan nomor handphonenya (penjual tiket via kaskus).

Memasuki pintu senayan, rekan saya mengabari, ”tiket sudah ditangan, festival 2”.

Alhamdulillah. Saya nyengir. Allah memenuhi janjinya dalam last minute meskipun bukan VIP.

Saya bergabung dengan rekan – rekan saya dan memegang tiket itu tidak percaya. Masya Allah, Kok bisa gini ya?. Akhirnya saya membatalkan mendapatkan free VIP tiket itu, karena saya juga gak tau harus cari yang namanya Vina kemana dan dimana. Sudahlah, bukan rejeki saya untuk mendapatkan VIP.

“ini hadiah ulang tahun yah...gak usah diganti” begitu kata rekan saya. Hwaduuuhhh....Subhanallah, bahagianya saya (padahal ulang tahun saya masih 2 hari lagi).

Ketika mulai jam 19.00 WIB kami mulai berdesakan memasuki pintu istora senayan, menunggu pintu dibuka oleh panitia, seru, riuh dan pengap tentunya. Tapi semua itu amat sangat saya nikmati.

Akhirnya pintu dibuka, kami kucar – kacir sudah tidak bersama – sama lagi karena berdesakan masuk dan berlarian menuju tempat dan posisi yang di inginkan.

Anehnya, rekan –rekan saya melewati pintu kanan Festival 2 dan saya berjalan ke kiri Festival 1, ketika masuk, saya di persilahkan oleh petugas untuk menaiki tangga dan duduk di atas tanpa melihat tiket yang saya pegang. Saya bingung, aduh saya disuruh ke tribun nih! pikir saya.

Saya akhirnya duduk di dekat rombongan keluarga yang dari tadi sudah duduk di tempatnya. Didepan saya seorang ibu – ibu menoleh kepada saya, saya tersenyum.

Saya bergumam kecil, melihat ke arah bangku – bangku yang di sarungi warna putih, ”ooh itu kelas VIP nya kali ya?” , ibu – ibu didepan saya tiba – tiba nyeletuk, ”bukan mbak, itu yang disarungi warna putih, bangku VVIP. kalo VIP tuh ya ini, bangku yang sedang kita tempati, masa VIP kayak gini ya?”

Allahu Akbar!!! Yang sedang aku duduki ini bangku VIP???

Ingin rasanya saya sujud syukur, “ampuni aku Ya Rabb...ampuni aku meragukan janjiMU, ampuni aku meragukan kebesaranMU, ampuni aku yang telah berprasangka kepadaMU” saya menutup muka dengan kedua telapak tangan saya. Saya menangis terharu dan malu.

Kembali saya pandangi tiket kelas Festival 2 di tangan saya, dan saya menduduki bangku VIP sekarang.

Mungkin bagi ibu – ibu itu, rasanya gak fair duduk di bangku VIP dengan kondisi bangku yang biasa ya? tapi buat saya....Subhanallah....Luar Biasa.

Jadi, jangan pernah ragu untuk bersodaqoh, berapapun itu untuk apapun itu, biar Allah saja yang menghitung dan mengaturnya.

“Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS.Saba’ : 39)

Hadanallahu waiyyakum ajma’in, wallahu ‘alam bishshowwab Selengkapnya.....

Have a Blessed Ramadhan 1431 H

Salam'alaykum, Mαrhαbαn Yαα Rαmaðhαn Dear All... I humbly αpologize from the bottom of my heαrt. Releαsing our souls into purity to welcome this holy month. تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ , تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ Hαve α Blesseð Rαmαðhαn 1431 H Wαrm Regαrðs, كون هاشم & fαmily Selengkapnya.....

The Stories...

Hmm.... Banyak cerita" yang terbengkalai begitu aja dalam memoy saya, dan seharusnya moment" penting itu saya tuliskan lemar per-lembar dalam sebuah diary dengan sebuah kunci. Hahah......anehnya, saya sadar gak sempet nulis ribuan kata dan kejadian terindah dalam hidup saya belakangan. kenapa? biasalah.....SIBUK....Work over time.....SIBUK....dan work over time lagi....phffffff!!!!!! Padahal saya sudah rencanakan menulis tentang lucunya anak saya ketika pertama kali ia menginjakkan kakinya di bangku sekolah R.A/Raudhatul Athfal (Taman Kanak-kanak), sudah saya siapkan foto2nya ketika ia memakai seragam, berbaris dengan teman-temannya, belajar di ruang kelas, tas sekolah Transformernya, sepatunya, semua sudah saya siapkan, tapi moment ini dengan mudahnya terlewat begitu aja. Herannya, saya mengalah membekukan hobby menulis saya karena kesibukan kantor.phffffff!!!!! Lalu saya juga ingin menuliskan betapa bahagianya saya ketika saya menempati rumah kontrakan bersama suami dan buah hati saya, punya tetangga baru, punya kesibukan baru sebagai Ibu Rumah Tangga, belajar masak, belanja, dan yah....moment masakan pertama yang saya sediakan untuk suami dan anak....juga terlewatkan. Kemudian saya lupa menuliskan, betapa sedihnya saya ketika harus terkulai tak berdaya di Rumah Sakit karena sakit kepala yang menyerang saya secara tiba-tiba, saya harus opname selama 3 hari dan bedrest di rumah 3 hari, waaah....semuanya terlewat sudah. Well.... Cerita-cerita diatas akan saya ulas, entah kapan....lain waktu mungkin.... Hahahah...kesibukan kantor membuat saya menjadi orang yang paling aneh se-dunia.....phfffffff!!!!! Selengkapnya.....

Selamat Hari Lahir, Koenty!


Semoga Allah memberiku umur yang berkah...
Semoga aku semakin bisa membuka mata...
Semoga aku semakin kuat melangkah...
Semoga aku bisa menjadi Isteri dan Ibu yang shalihah...
Semoga Allah Ridho padaku...
Amiin....Amiin...Allahumma Amiin...

Jakarta - October 11, 2008
Selengkapnya.....

Eid Mubarok !

We wish u...
"Taqabalallahu minna waminkum, qullu 'aam wa antum bi khair...Amiin "

Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Atas segala salah dan khilaf kata maupun tingkah laku....
Semoga hati kita semua kembali fitri ke titik 'Nol'

Salam Cinta,
~EdyKoeNabil~
Selengkapnya.....

Al-Khansa' Was Gone...

"Innalillahi Wa innailaihi roji'uun..."
Calon bayiku...Al-Khansa' sudah pergi
Ikhlas...
Sabar...
Tawakal...

Sept 27th, sekitar jam 12.30 siang di RS.Harapan Kita - Jakarta, Dr.Sutikno.,SpOG mengatakan bahwa kandungan saya gugur. Menurutnya, tidak ada aliran darah yang mengalir ke dalam kantung bayi saya dan otomatis dia tidak berkembang.

Saya sudah menduganya...

Saya sudah merasakan kepergiannya didalam rahim saya bahkan beberapa hari sebelumnya.

Ketika dokter menyampaikan berita itu tadi, saya tetap tidak bisa menyembunyikan kesedihan saya, walaupun dalam beberapa hari sebelumnya saya sudah menangisinya.
Anak dan suami tercinta saya faham sekali perasaan itu, mereka berusaha menghibur saya, walaupun saya tau, mereka juga pasti sangat sedih.

Entah apa rencana indah Allah terhadap keluarga saya, tetap saya yakin hal itu akan ada. Karena janji Allah adalah BENAR.
As a Human, saya menyalahi diri saya sendiri bagaimana mungkin ini harus terjadi. Dan sempat terbesit dalam hati saya tentang prasangka buruk terhadap-NYA. Astaghfirullah...
Akhirnya saya yakin, inilah yang jawaban Allah yang terbaik bagi kami sekeluarga.

Setiap saat saya berdoa pada-NYa : "Ya Rabb...Engkaulah Yang Maha Mengetahui yang terbaik bagi kami, Jika memang dia (Al-Khansa') adalah yang terbaik Kau titipkan kepada kami, maka kuatkanlah dia didalam rahimku, sehatkan kami berdua. Namun jika tidak, maka tolonglah kami berikan jalan yang terbaik..."

Maka...
Disisi Allah lah tempat yang terbaik bagi Al-Khansa'.

Anakku...
Maafkanlah aku jika selama mengandungmu, banyak hal yang membuatmu sakit dan terluka, sungguh maafkan lah aku...
Kamu pasti sangat tau, aku sangat mencintaimu bahkan hingga kau pergi dariku.
Tapi aku harus ikhlas melepasmu pergi, karena aku yakin disisi-Nya adalah yang terbaik bagimu.
Kita tidak berpisah jantung hatiku...
Kita hanya harus saling mendoakan di tempat yang berbeda, bahwa kita kelak akan saling bertemu kembali, dan menjalani ujian Allah ini dengan sabar.
Tahukah kamu, aku sering membayangkan, bagaimanakah rupamu...jasadmu...
Apapun kamu, aku yakin kau pasti diciptakan Allah dengan sangat sempurna.
Jangan bersedih ya sayang...
Mami - Papi dan Nabil tetap berdoa untukmu...
Semoga kau menjadi 'Wildan' di Surga kelak
Aku mencintaimu...
Dan selalu...
Selengkapnya.....

Saya Menyebutnya Al-Khansa'

Al-Khansa'... Begitu saya memanggilnya dalam hati. Belahan Jiwa yang sedang saya kandung saat ini. Bahagianya... "Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat" Allah begitu Maha Baiknya karena memberikan saya kebahagiaan yang bertubi - tubi, menikah, mempunyai pekerjaan yang baik, dan sekarang menitipkan seorang janin didalam rahim saya. Alhamdulillah... Tanggal 5 September kemarin, saya merasakan perubahan dalam diri saya. Dengan sangat yakin, saya tau kalo saya hamil. Dengan hasil tes pack saya dan suami ke dokter kandungan, dan memang saya sedang mengandung 6 minggu. Kami berdua bahagia sekali... Tapi Allah saat ini sedang menguji kesabaran kami, sudah 4 hari ini terdapat flek dalam kehamilan saya, saran dokter "Bedrest"... Usaha maksimal akan terus saya lakukan, asalkan dia tetap sehat dan selamat... Belahan Jiwaku, Al-Khansa'.... Setiap helaan nafasku adalah doa untukmu, kepasrahan atas kehendak Allah kepada kita berdua adalah yang terbaik. Percayalah, Allah yang paling mengetahui yang terbaik bagi kita... Jika Allah menghendaki dan tetap menentukan, Mami - Papi dan Nabil adalah tempat yang terbaik bagi hidupmu kelak, tentu Allah akan terus menjagamu didalam rahim Mami hingga kau lahir dan tumbuh besar didalam kasih sayang kami... tapi jika tidak, kita sama-sama berdoa yah, memohon yang terbaik bagi kita berdua... Mami & Papi juga sedih, tapi percayalah...kami berdua tetap berusaha maksimal demi kebaikanmu. Jangan pergi sayang... Tetaplah disini, dan kuat bersamaku... Aku mencintaimu....
Selengkapnya.....