Antara Ada dan Tiada

Entahlah, apakah harus merasa bahagia atau merasa bersalah. apakah boleh tersenyum atau seharusnya menangis.
Jalannya takkan pernah berujung. Bahkan lebih terjal dan curam dari perkiraan pertama.
Harapannya sangat tipis, lebih tipis dari kertas. Memandang cermin sekarang sudah tak mampu. Karena hasilnya sama. Abu – abu.
Hanya tinggal menunggu nasib. Akan jadi hitam atau jadi putih sekalian.
Disekelilingnya selalu hanya ada pertanyaan, prasangka, harapan, terabaikan, tangisan…selebihnya hanya antara akan ditinggalkan atau disatukan. Tapi tentu saja..semuanya itu sungguh indah. Lebih indah dari dugaan sebelumnya. Walaupun harus menderita lebih menderita dari dugaan sebelumnya…

1 comment:

Gawtama said...

ini maksudnya apa ya? nggak ngerti... atau memang ilmu saya yang nggak nyampe?