Man….Jum’atan tuh wajib kaleee….!!

14.50 wib. office. status today : ”……Aaaarrrrghhhhh!!!”
Siang ini emang Subhanallah..panas dan agak crowded. Biasa kan kalo hari Jum’at tuh mungkin karena last day dan besoknya weekend, jadi semua orang kejar setoran kali ye?. Dan itupun berlaku bagi saya. Ditemenin sama murrotalnya Syeikh Suddais – Surrah Al-Baqarrah, saya pasrah banget kena macet..cet..cet!! Jakarta nih..ampyuuun deh!. Saya harus menempuh 1 jam lebih untuk bisa nyampe ke kantor. Masya Allah! can you imagine? Padahal kalo nda macet, untuk nempuh dari rumah ke kantor cuma take 15 minute (ngebut tapi..). Still bete’ in d’ car...!!! Eh trus jam udah menunjukkan waktu 11.45 WIB harusnya nda macet kan? Karena semua orang yang berjenis kelamin laki – laki dan muslim, kan seharusnya go to the Masjid and Shalat Jum’at. Iya nda? Lha? Ini kok malah macet? Apa nda aneh???
Saya tuh heran banget, kok bisa ya mereka dengan santainya meninggalkan Shalat Jum’at yang udah jelas hukumnya ‘wajib’ alias ‘kudu’ alias ‘harus’ tanpa excuse (kecuali udzur ya?). tapi liat deh, mayoritas para pengemudi di jalanan ini kan pasti laki – laki ya? 90% saya yakin pasti laki – laki, perempuan paling sekitar 10% yang nyetir dijalanan. Kenapa sih, nda bisa “berhenti sejenak” untuk me-ruku’-kan dan men'-sujud'-kan diri sebentar. Apa sih yang di kejar? Rejeki? Lha wong yang kasih rejeki itu kan Allah ‘Azza Wa Jalla. Mau di kejar sampe mana juga, kalo Allah 'belum' mau kasih atau mau kasih, ya udah ada ukuran dan waktunya kan? Saya tuh nggak suka banget, liat laki – laki yang pada hari Jum’at udah masuk waktunya Jum’atan tapi masih bisa ‘petentengan’ n 'cengengesan' di jalanan. Ya tukang ojek, ya supir angkot, supir truck, anak SMA yang lagi nongkrong – nongkrong, tukang es serut, ya karyawan yang kinclong pake dasi, dimata saya tetep sama, kalo nda berangkat untuk Jum’atan = BANCI. Ini jujur aja. Nda suka banget!
Man..please deh! Andai ente – ente diluar sana tau tentang keutamaan hari Jum’at. Nih ya saya kasih tau dikit…
  1. Hari Terbaik Dari Abu Hurairah – Rasullullah SAW bersabda : “Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke Surga serta dikeluarkan darinya”.
  2. Terdapat waktu mustajab untuk berdo’a Dari Abu Hurairah – Rasullullah SAW bersabda : “Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya“ , Rasullullah mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (hadist Muttafaq ‘Alaih).
  3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari – hari lain Ibnu Qayyim berkata : “Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada 6 hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan – bulan lainnya“.
  4. Hari tatkala Allah menampakkan diri kepada hamba-NYA yang beriman di Surga Sahabat Anas bin Malik dalam mengomentari ayat : “Dan kammi memiliki pertambahannya” (QS. 50:35) mengatakan ‘Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum’at".
  5. Hari besar yang berulang setiap pekan Ibnu Abbas – bersabda Rasullullah SAW : “hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi umat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri Shalat Jum’at hendaklah mandi terlebih dahulu” (HR.Ibnu Majah).
  6. Hari dihapuskannya dosa – dosa Salman Al Farisi – bersabda Rasullullah SAW : “Siapa yang mandi pada hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke Masjid dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala Imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa – dosanya diantara dua Jum’at” (HR. Bukhari).
  7. Orang yang berjalan untuk Shalat Jum’at akan mendapatkan pahala untuk tiap langkahnya Yaitu pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa. Aus bin Aus – rasullullah bersabda : “Siapa yang mandi pada hari Jum’at, kemudian segera berangkat menuju Masjid dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah” (HR.Ahmad dan Ashabus Sunan ; dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).
  8. Wafat pada malam hari Jum’at atau siangnya adalah tanda Husnul Khatimah Yaitu dibebaskan dari fitnah (azab kubur). Diriwayatkan Ibnu Amru – Rasullullah SAW bersabda : “Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum’at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelematkannya dari fitnah kubur” (HR.Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani). Subhanallah…tuh kan, apa kurangya lagi coba ? andai ya di Indonesia peraturan Shalat Jum’at tuh kayak di Saudi, pokoknya kalo udah masuk tanda Sholat Jum’at semuanya…All man meninggalkan segala bentuk pekerjaan dan perniagaan, apapun itu. Subhanallah. Saya bener – bener terpesona ketika hari Jum’at di Kota Makkah, nggak ada satupun laki – laki yang berkeliaran (sepanjang pengamatan mata saya ya) semuanya serentak meninggalkan pekerjaan, semuanya berduyun - duyun menuju Masjid dalam keadaan wangi – wangi, bersih – bersih dan mereka nda takut rejekinya hilang hanya karena harus melaksanakan Shalat Jum’at. “Hai orang – orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual – beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui (9) Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi ; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak – banyak supaya kamu beruntung (10) Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah : ‘apa yang di sisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan’ dan Allah adalah sebaik – baik pemberi rizki (11)” (QS. Al Jumu’ah : 9 – 11). Wallahu ‘alam Bishshowwab. Mohon maaf bagi yang kurang berkenan.pastinya banyak kekurangan. I dedicated to all man in the whole world. Sampaikanlah walau satu ayat, kan? Peace man!

No comments: