Ketika aku sadari bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat, bahkan lebih dekat dari urat nadiku…

In January 2007 Aku gak bisa cerita dengan detil, apa penyebabnya. Tapi sesuatu telah terja di dalam hidupku. CATATAN HITAM. Dengan “capslock plus bold plus garis bawah” bahwa itu tidak boleh lagi terjadi. Haram…haram...haram! Naudzubillahi min dzalik! Kejadian itu begitu cepat terjadinya. Yang jelas aku menyesal, amat sangat..sangat menyesal. Dan janjiku kepada Allah..itu tidak akan terjadi lagi. dan segera HARUS MENINGGALKANnya Detik demi detik, menit demi menit aku lalui dengan perasaan takut dan cemas. Selama 1 bulan penuh aku benar – benar terpuruk. Ketakutan. Tertekan. Menangis sedih setiap kali mengingat hal itu. Tapi aku sadar, ini adalah hukum-NYA kepadaku karena lalai. (Insya Allah ini bukan bermaksud riya) tapi dalam hari – hari penantian ‘keputusan’ NYA itu, tak pernah sedikitpun hari – hariku aku lewatkan tanpa sholat, tilawah, dzkirullah dan setiap helaan nafasku hanya memohon maghfirah-NYA. Bayangan – bayangan buruk berkeliaran di pikiranku, dan itu selalu membuatku sesak nafas!!! Rasanya seperti terhimpit di antara dua tembok tinggi dan tidak bisa menggapai ujungnya. Pilu sekali. Aku menanggungnya sendirian. Orang lain yang berbuat tidak sedikitpun perduli. Hanya berlari dan bersembunyi di ketiak orang lain. Ya Allah… Hingga akhirnya aku pasrah, dan hanya bisa berkata kepada Allah, ”Ya Rabb, Engkaulah yang menggenggam Jiwa dan Ruhku, terserah Engkau bagaimana Engkau mengatur skenario hidupku, tapi hamba mohon tutuplah aib hamba agar hamba bisa senantiasa bersyukur atas apa yang telah Engkau beri dan dapat melanjutkan hidup hamba ini sesuai jalan yang Engkau Ridhoi. Ya Kariim, lindungilah hamba dari Fitnah dunia, azab kubur dan siksa api neraka-MU. Ya Rahman..Ya Rahiim..Engkaulah Pemilik Arsy Yang Agung, tolonglah hambamu yang hina dan berlumur dosa ini…tunjukkanlah Kebesaran-MU” Tahukah anda? Dan keesokan harinya, Allah tunjukkan Kebesaran-NYA. Dan aku tunaikan janjiku pada-NYA. Dan (juga) orang – orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa – dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah ? – Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahui “ (QS. Ali Imran : 135)

No comments: