Tiba – tiba Kangen Sama Miss Dooa

February 14th ,2007.Office. 17:52 pm. in discuss ‘bout poligamy with mas Adyn. Grrrhh…..!
Lagi debat dikit nih sama mas Adyn (best friend di Enschede – Holland), well..seru juga.
Tiba – tiba aja kangen sama temen saya di Dhuba – Saudi Arabia. Named Dooa Mohammed Salah Ellen. Dari balik nikabnya saya yakin betul kalo dia seorang wanita yang cantik sekali, bicaranya lembut dan dalam, tatapan matanya tajam, kenapa saya bisa bilang begitu? Gini nih…(waktu itu kami bicara dalam Bahasa Inggris) …
Hari itu di Masjidil Harram. 1 hari dari hari terakhir setelah melaksanakan Umrah ke 3 (kalo nda salah saya baru selesai meng-umrahkan Almarhum Ayah dan Mbah Kung dan besoknya saya harus kembali ke Tanah Air). Saya berdua dengan room-mate saya. Kami mau melaksanakan sholat Dzhuhur. Tempat sudah mulai penuh sesak, dan pada akhirnya kami menemukan tempat yang agak lowong untuk sholat. Setelah melaksanakan sholat sunnah, saya duduk berzikir menunggu sholat berjama’ah dimulai. Ketika sholat akan dimulai dia menarik tangan saya agar bergeser ke kanan, dan dalam bahasa arabnya menyuruh teman saya ikut bergeser ke kanan. Saya mengikutinya. Tapi room-mate saya tetap pada posisinya. Saya mengerti maksud miss Dooa, karena shaf-nya renggang, maka kami harus mengisinya agar tidak renggang dan harus bergeser ke kanan. Entah kenapa room-mate saya 'keukeuh sumekeuh' nda mau geser. Saya tersenyum saja, Dooa Cuma geleng – geleng, “whatever!” gitu katanya.
Setelah sholat selesai, dalam bahasa Inggris dia menjelaskan kenapa kita harus bergeser sebaiknya ke kanan dan mengapa shaf dalam sholat tidak boleh kosong. Saya mencermati setiap ucapannya. Lalu kami akrab bicara dengan topik lain, sampai akhirnya saya tau, saat itupun dia sedang melaksanakan Umrah.Ternyata dia baru berumur 33 tahun dan seorang Dokter di Dhuba General Hospital jabatannya Head of Pediatric Department. Lajang lagi. Subhanallah... Saya ngiri bangeeeeeud! Pengen bisa kayak gitu ilmunya. Keren ya?
Well…hari ini, saya lagi keingetan sama Doaa, dan berharap kelak bisa bertemu dia lagi di Masjidil Harram untuk ber-Hajji. Hopefully dia sudah bersama suami dan anak – anaknya bertemu saya yang juga (kalo masih diperkenankan Allah) ‘complete’ udah ada husband lagi and kids! Amiiin… Miss Ya a lot Sis..! Hope u are fine. Allah Hafiiz…!

No comments: