The Miracles of My Son's B'day!

Ahad, 29 Juli 2007

Genap usianya 3 tahun. saat milad nya kemarin, kebetulan kami sedang rihlah acara kantor ke Villa Green - Hill, Puncak. Bagi saya saat itu seru banget, karena kami berangkat ke acara itu cuma berdua. Bener - bener pure saya dan Nabil. Saya menyebutnya 'Nabil The Explorer' (hehe...biar kayak Dora). Disana kami berbaur dengan semua karyawan kantor tempat saya bekerja, seru banget dan penuh acara walaupun agak boring.
Tapi saya dan Nabil menikmatinya, terbukti Nabil seneng banget bisa bareng-bareng naik Bis wisata yang disewa panitia untuk para karyawan dan keluarganya. Ada sih sedihnya, terutama pas ada perlombaan yang dikhususkan untuk 'keluarga lengkap' sedangkan kami minus 'hubby&ayah'. Eh..tapi nda apa sih, yang penting Nabil kemarin udah seneng banget, bisa berenang, ikut lomba mindahin bola, dan banyak yang mendoakan di hari Miladnya. Alhamdulillah...
Ada beberapa keajaiban di 3 tahun umurnya ini yang membuat saya takjub. antara lain :
  1. Dia sudah bisa mengatakan 'maaf' jika dia sudah berbuat salah dan membuat saya marah, dia akan berusaha memeluk saya sambil mengatakan "maap mii...maaap.." disela tangisnya. Hihihi..lucu ya? (karena saya juga selalu mengeluarkan kata 'maaf' jika saya sudah berbuat salah terhadapnya, jadinya dia terbiasa juga dengan cara saya).
  2. Dia sudah bisa mengucapkan 'Alhamdulillah' jika setelah bersin dan mengakhiri makannya (saya berusaha pelan - pelan mengajarkan bagaimana caranya bersyukur atas nikmat Allah).
  3. Dia sudah bisa mengerti bahwa anak shalih, anak baik, anak pintar adalah kesayangan Allah dan Mami, jadi jika dia bertingkah 'caper' dan diingatkan tentang 'anak shalih, baik dan pintar' itu adalah anak kesayangan, maka dia langsung memperbaiki sikap capernya. Alhamdulillah...

Wah...masih banyak lagi deh perkembangan lain yang membuat saya tersenyum bahagia. Hanya saja, saya mesti ekstra kerja keras lagi menekankan bahwa "yang harus ditakuti bukanlah mami-nya, yang harus di cintai dan disayanginya juga bukan hanya maminya tapi Allah 'azza wa jalla". Saya juga harus ekstra kerja keras untuk mulai mengenalkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidupnya. Planning yang lagi di godok terus nih...keep trying deh pokoknya. Mudah - mudahan dimudahkan Allah...Amiin !

Selamat Hari Lahir, Son! Kamu tau setiap helaan nafasku adalah doa untukmu, dan kamulah hartaku serta satu-satunya alasan bagiku untuk 'kuat'. I Love You, Son...

No comments: