Nyampe Kok Sebulan...

Office. 17:42wib. Cloudly Sunday Evening.

Nih ya...pernah nda denger komentar-komentar garing kayak gini ?

“haduuuh...gimana sih nih, masa gajian cuma numpang lewat?” atau...

“yah ampuun...bayar ini bayar itu, abis gaji gue!!” atau...

“kapan yak gajian lagi???” atau...

“kapan ya gue ngerasain gaji gue utuh?” atau...

Melihat wajah – wajah datar dan pilu ketika ada seorang rekan kerja yang sedang menarik uang gaji melalui ATM dan dalam seketika ‘bablas’ (Hahaha...curhat nih).

Tapi Subhanallah...

Begitu indahnya skenario Allah ketika hal ini terjadi pada diri kita dan harus kita jalani. Ada di satu waktu ketika kita sedang merasa ‘hopeless’ kemudian pertanyaan – pertanyaan garing menyelinap dalam diri kita, seperti : kenapa kita harus selalu kekurangan ? kenapa kita tidak bisa menabung? kenapa bukan kita yang menjadi pemilik perusahaan ya? kenapa kita gak di kasih kesempatan sekali aja untuk bisa hura-hura ngabisin duit ya? kenapa harus kita yang ngalamin ya? ...well mungkin masih berjuta “kenapa” di kepala kita.

Honestly, pikiran – pikiran itu sempat menyelinap dalam pikiran saya dan akhirnya saya hanya bisa menghela nafas.

Apalagi ketika udah masuk ‘tanggal tua’, dimana uang udah mulai pas – pasan sementara kebutuhan rumah masih banyak yang harus dibeli. Saya pernah merasakan hanya mempunyai sisa uang 100rb untuk satu minggu ke depan. dan ada yang terbelalak heran dengan keadaan ini. Mungkin dipikirannya, entah gimana jadinya ya kalo tiba – tiba susu anak saya habis atau anak saya sakit atau harus pergi ke suatu tempat yang memerlukan biaya lebih dari 100rb? iiiiih pusing nggak sih?

Tapi tunggu, tangan Allah itu selalu bermain dalam setiap skenario hidup kita ternyata. Pertolongan-Nya begitu dekat dan seketika kita terheran – heran dengan keadaan itu bukan? Anehnya, bagaimanapun terdesaknya kita dalam kondisi kita itu, tapi kita bisa kok menikmati kekurangan materi kita dalam satu bulan.

Maha Suci Allah...Sesungguhnya dibalik kesulitan pasti ada kemudahan.

Maka, apalagi yang harus kita takutkan dalam menghadapi hidup. Porsinya sudah jelas. Begitupun skenario hidup kita. Udah deh tenang aja, nyampe kok sebulan?

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (QS. Al-Baqarah : 155)

وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

"Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanya sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar". (QS. Al-Anfaal : 28)

Mohon maaf bagi yang kurang berkenan.

Fastabiqul Khairaat....

No comments: