Aku,Bangkit-Jatuh-Terpuruk-Bangkit-Lalu Terseok Lagi...

Office.17:12 Wib.In The Bottle of Sadness!

Duhai Allah, Penguasa Jagat Raya... Hamba-Mu yang berlumuran dosa ini hanya bisa merunduk malu tanpa sanggup mengangkat kepala, demi melihat dan mengingat begitu banyak dosa yang melekat dari ujung rambut sampai ujung kaki. Mengangkat tangan untuk meminta dan memohon pun rasanya sungguh tak sanggup... Sungguh hina hamba-Mu ini, sungguh nista... Duhai Allah, Sang Penggenggam Ruh dan Jiwa... Hamba yakin, suatu saat akan Kau ulurkan jemarimu untuk menggenggamku, untuk membantuku berdiri lagi dan melangkah lagi pada jalan-Mu... Duhai Allah, Sang Pemilik ‘Arsy Yang Agung... Ijinkan hamba selalu bersimpuh di kaki-Mu Ijinkan hamba selalu menangis di hadapan-Mu Ijinkan hamba selalu mencintai-Mu Dan biarkan hamba selalu takut akan-Mu Bertubi-tubi ujian Kau tempakan di dadaku Namun dengan angkuh, aku raih tanpa melihat kebaikan didalamnya Bertubi-tubi Kau ajarkan aku tentang arti hidup Namun dengan sombong aku berpaling tak perduli Sungguh, semua kesusahan hati dan jiwa ini adalahakibat perbuatan tanganku sendiri Sungguh, semua derita dan gejolak hati yang gusar ini adalahakibat kelalaianku sendiri Maha Sempurna Engkau, Ya Rabb... Maha Suci Engkau, Ya Rabb... Allahummaghfirlii... Allahummaghfirlii... Allahummaghfirlii... Aku biarkan harga diriku hilang tak berbekas di mata makhluk-Mu Aku biarkan harga diriku sirna tanpa nyawa di telan bumi-Mu Asalkan aku masih memiliki Harga Diri di Mata-Mu Ampuni Aku... Aku, yang pernah bangkit lalu jatuh dan terpuruk kemudian bangkit lagi dan terseok lagi...
Selengkapnya.....

Shollu 'Alaa Nabi...

Shalawat dan Salaam semoga tercurah kepada Junjungan dan Panutan kita Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam beserta para keluarga dan sahabatnya.

Teringat kembali akan kedahsyatan menyebut namanya dan bershalawat kepadanya ketika ada di Masjid Nabawi - Madina. Bergetar.... Mendalam... Kerinduan yang memuncak... Aura kehadirannya begitu dekat...
Sungguh... Bisa saya bayangkan ketika di jaman beliau hidup banyak yang menangis tersedu - sedu sepeninggalnya Orang termulia dimuka bumi ini... Dan akan selalu begitu... Amiin... Selengkapnya.....

Sayang...

On the way to Fatmawati (Car).March 11, 2008

Hmm, baru kali ini saya ngerasa heran dan aneh ketika saya menemukan anak kecil seumuran anak saya yang 'terkekeh heran' karena saya memanggilnya dengan sebutan 'sayang'.
Kenapa saya ngerasa heran dan aneh? karena saya terbiasa memanggil buah hati saya dengan sebutan 'sayang' tadi. Dan rasanya semua orang juga pasti setuju, bahwa panggilan itu biasa kita berikan untuk orang - orang terkasih kita pada umumnya. Tul nda?
Kembali ke anak kecil tadi. Terjawab sudah keheranan saya saat itu juga, pasalnya si anak kecil tadi tiba - tiba membuat ulah dan seketika itu juga ibu si anak berjalan menghampirinya dengan geram dan membawa seikat sapu lidi lalu langsung menghajarnya lengkap dengan kekesalannya. Anaknya nangis nda? TIDAK. Aneh kan?
Ketika kemudian keluar kata makian dari mulut ibunya, anak kecil tadi malah cengengesan dan balas mengatai ibunya dengan kalimat pedas,"bego lu,mak!!!".
Weqs!!!
Sedih ya? salah siapa?

Padahal dengan kata - kata lembut pun untuk ukuran seorang anak seusia 4 tahun masih sangat bisa. Tidak perlu dengan tangan, tidak perlu dengan makian, umpatan bahkan sumpah serapah.
"Al ummu madrosatun" (ibu adalah sekolah bagi anak - anaknya), itu seharusnya pegangan kita sebagai para ummahat, at least ini menurut saya.
Well...tetap saya berharap, suatu saat nanti anak kecil tadi akan juga mendengar panggilan 'sayang', especially from his mom.
Hope so...
Selengkapnya.....

Happy B'day Siz Manty!

Semoga diberikan umur yang baroqah... Semoga dilapangkan rizki... Semoga diberikan jodoh yang shalih... Semoga silaturrahmi kita yang indah ini tetap terjalin dengan baik dan selalu dalam ridho Allah... Semoga tetap terjalin persahabatan dan dihindarkan dari kemudharatan dan fitnah... Semoga kita saling berkasih sayang karena Allah dan tetap 'lurus' di jalan Allah... Amiin...
Aku juga menyayangimu,Siz... Seperti yang kamu ungkapkan malam itu Aku juga selalu mendoakanmu Be A Shalihah... Selengkapnya.....

Kata Bunda Icha,”kita harus sabar dan ikhlas...”

17:02 Wib. March 1, 2008.Work Place. Ribeudd!

Sambil sibuk kerjaan, sambil curhat sama Bunda Icha lewat YM (Yahoo Messanger) . Dibawah ini petikannya :

Bunda Icha (3/1/2008 12:20:20 PM): ok....SABAR...itu kata kuncinya mbak....dan IKHLAS...kembalikan semuanya ke ALLAH...

Bunda Icha (3/1/2008 12:18:20 PM): insya Allah mbak koen kuat.....janji Allah selalu ditepati.

Bunda Icha (3/1/2008 12:19:08 PM): ridho.....ini semua ketentuanNYA...pasti hati mbak koen nanti terasa ringan....enjoy......

Kemudian kata Bunda bahwa atas dasar kesabaran dan keikhlasan (kepada Allah) itulah yang menyebabkan beliau bisa survive dan ringan dalam menjalani hidup.

Lalu ada apa dengan saya?

Lepas berbicara dengan Bunda, saya mengkaji kebekuan hati saya dalam memendam rasa benci dengan masa lalu saya yang menyakitkan dan menimbulkan luka hati. akhirnya pikiran dan hati saya tidak pernah jauh dari trauma, ketakutan akan masa depan yang akan berlangsung, negative thinking, marah dan benci tumplek dalam benang kusut yang melilit kebekuan hati saya ini.

Benar kata Bunda, tanpa keikhlasan rasanya sulit bagi saya mengulur benang kusut itu untuk bisa di urai kembali dengan baik. Saya nda akan bisa maju membuka lembaran masa depan saya dan saya selamanya akan terpuruk dengan pikiran saya sendiri. Siapa yang akan cape? Saya sendiri tentunya. Kata Bunda, itu salah satu PENYAKIT HATI.

Ya, benar!

Ternyata hati saya tidak sebersih hati Bunda. Ternyata saya belum bisa ikhlas jika menerima perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain atau perlakuan sejenisnya. Saya juga belum bisa bersabar dengan ujian Allah, dan saya tidak bertawakal.

Sungguh mengerikan, ketika Bunda bilang,”kalo kita tidak bisa menerima semua ujian itu dengan sabar dan ikhlas, maka akhlak kita sama saja dengan orang yang menyakiti kita”. Weqs!!!!!!

Padahal janji Allah kepada hamba-hamba NYA yang bersabar dan tawaqal pasti benar, seperti dalam QS. Asy Syuura : 39-43 salah satunya (Dan balasan suatu kejahatan yang serupa, maka barangsiapa mema’afkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang – orang yang Dzalim (40)). So?

Alhamdulillah, Allah menegur perilaku saya lewat Bunda Icha yang hanya saya kenal lewat dunia maya khususnya Milis Tahajjud Call ini. Subhanallah...

Maha Suci Allah yang membolak-balik hati dan perasaan hamba-NYA, since now saya mulai bisa berpikir lebih tenang dan Insha Allah siap melangkah memperbaiki tapak hati saya yang keruh dan terlilit benang kebencian. Saya akan mengurainya agar tidak menjadi beban dalam diri saya yang dhoif ini. Saya harus bisa ikhlas dan lebih sabar! Ya, saya harus bisa!

Makasi banyak Bunda Icha...Jazakumullah Khairan Katsiro. Dan semoga milis Tahajjud Call ini selalu dilimpahi Rahmah dan Hidayah oleh Allah ‘Azza Wa Jalla. Amiin...

(I Dedicated for Mrs. Lisa Rahadi – With Love...)

Selengkapnya.....