Sayang...

On the way to Fatmawati (Car).March 11, 2008

Hmm, baru kali ini saya ngerasa heran dan aneh ketika saya menemukan anak kecil seumuran anak saya yang 'terkekeh heran' karena saya memanggilnya dengan sebutan 'sayang'.
Kenapa saya ngerasa heran dan aneh? karena saya terbiasa memanggil buah hati saya dengan sebutan 'sayang' tadi. Dan rasanya semua orang juga pasti setuju, bahwa panggilan itu biasa kita berikan untuk orang - orang terkasih kita pada umumnya. Tul nda?
Kembali ke anak kecil tadi. Terjawab sudah keheranan saya saat itu juga, pasalnya si anak kecil tadi tiba - tiba membuat ulah dan seketika itu juga ibu si anak berjalan menghampirinya dengan geram dan membawa seikat sapu lidi lalu langsung menghajarnya lengkap dengan kekesalannya. Anaknya nangis nda? TIDAK. Aneh kan?
Ketika kemudian keluar kata makian dari mulut ibunya, anak kecil tadi malah cengengesan dan balas mengatai ibunya dengan kalimat pedas,"bego lu,mak!!!".
Weqs!!!
Sedih ya? salah siapa?

Padahal dengan kata - kata lembut pun untuk ukuran seorang anak seusia 4 tahun masih sangat bisa. Tidak perlu dengan tangan, tidak perlu dengan makian, umpatan bahkan sumpah serapah.
"Al ummu madrosatun" (ibu adalah sekolah bagi anak - anaknya), itu seharusnya pegangan kita sebagai para ummahat, at least ini menurut saya.
Well...tetap saya berharap, suatu saat nanti anak kecil tadi akan juga mendengar panggilan 'sayang', especially from his mom.
Hope so...

No comments: